Skip to main content


Kisi-Kisi Materi & Pembahasan Akidah Akhlak

1. Ruang Lingkup Pembelajaran Akidah Akhlak

Ruang lingkup pembelajaran Akidah Akhlak mencakup komponen keyakinan (akidah) dan perilaku/moral (akhlak) yang menjadi fondasi karakter seorang Muslim:


1. Akidah (Keyakinan/Keimanan):

Ilahiyat: Pembahasan tentang Allah SWT (Sifat-sifat Allah, Asmaul Husna, Tauhid).

Nubuwat: Pembahasan tentang Nabi dan Rasul, kitab-kitab Allah, serta mukjizat.

Ruhaniyat: Pembahasan tentang alam gaib/metafisika (Malaikat, Jin, Iblis).

Sam'iyat: Pembahasan tentang hal-hal gaib yang hanya diketahui melalui dalil naqli (Hari Kiamat, Surga, Neraka, Alam Barzakh).


2. Akhlak (Perilaku/Moral):

    a. Akhlak Terhadap Allah SWT: Beribadah, ikhlas, bersyukur, bertobat, dan bertawakal.

    b. Akhlak Terhadap Diri Sendiri: Jujur, disiplin, pemaaf, bersabar, dan menjaga kesucian diri.

    c. Akhlak Terhadap Sesama Manusia: Berbakti kepada orang tua (birrul walidain), adab bermasyarakat, bersaudara (ukhuwah), dan menghormati guru.

    d. Akhlak Terhadap Lingkungan/Alam: Menjaga kebersihan, melestarikan lingkungan, serta berbuat baik kepada hewan dan tumbuhan.


2. Prinsip Penyusunan Bahan Ajar Akidah Akhlak di Madrasah Ibtidaiyah (MI)

Dalam menyusun bahan ajar Akidah Akhlak untuk siswa MI (usia sekolah dasar), beberapa aspek utama yang wajib diperhatikan antara lain:

1. Tingkat Perkembangan Kognitif dan Psikologis: Anak usia MI berada pada fase konkret operasional. Materi harus disajikan secara sederhana, tidak terlalu abstrak, serta menggunakan contoh-contoh visual/nyata.

2. Prinsip Kebutuhan dan Kebermanfaatan (Kontekstual): Mengaitkan materi dengan kehidupan sehari-hari murid (misal: adab makan, adab berbicara kepada orang tua/teman).

3. Pendekatan Pembentukan Karakter (Internalisasi Nilai): Bahan ajar tidak sekadar hafalan teori, tetapi memuat panduan pembiasaan (habituation) dan keteladanan (uswah hasanah).

4. Keterpaduan Dalil Naqli dan Pembiasaan: Memasukkan potongan ayat Al-Qur'an/Hadis yang pendek dan mudah dihafal beserta pesan moralnya.

5. Penggunaan Visual dan Media Interaktif: Menghadirkan ilustrasi/gambar yang menarik, cerita pendek berhikmah, dan lembar aktivitas/refleksi mandiri.


3. Contoh Rumusan Tujuan Pembelajaran (TP) Akidah Akhlak

Berikut contoh penyusunan Tujuan Pembelajaran berbasis Capaian Pembelajaran (CP) dan karakteristik materi:

1. Elemen / Materi: Akidah / Asmaul Husna (Al-Awwal dan Al-Akhir)

2. Capaian Pembelajaran (CP): Peserta didik mampu menganalisis arti dan makna Asmaul Husna (Al-Awwal dan Al-Akhir) serta mengimplementasikan nilainya dalam kehidupan sehari-hari.


Rumusan Tujuan Pembelajaran (TP):

1. Melalui diskusi kelompok, peserta didik dapat menganalisis makna Asmaul Husna Al-Awwal dan Al-Akhir beserta dalil naqlinya dengan tepat.
2. Melalui studi kasus kehidupan, peserta didik dapat menunjukkan sikap bertawakal dan selalu ingat akan akhirat sebagai bentuk pembiasaan nilai Al-Awwal dan Al-Akhir dalam kehidupan sehari-hari.



4. Konsep Tauhid (Rububiyah, Uluhiyah, Asma’ dan Sifat) untuk Siswa Madrasah Aliyah (MA)

Untuk mempermudah pemahaman siswa tingkat MA, konsep tauhid disajikan melalui analogi dan penalaran rasional-kontekstual:

Jenis TauhidPenjelasan SederhanaAnalogi / Contoh Konkrit
Tauhid RububiyahMeyakini bahwa Allah adalah satu-satunya Pencipta, Pengatur, dan Pemilik seluruh alam semesta.Analogi: Seperti meyakini bahwa sebuah jam tangan pasti ada pembuatnya. Tidak mungkin alam semesta yang teratur ini ada tanpa Pengatur (Allah SWT).
Tauhid UluhiyahMeyakini bahwa hanya Allah satu-satunya yang berhak disembah dan diibadahi.Logika konsekuensi: Jika kita sadar Allah yang menciptakan kita (Rububiyah), maka logika lurusnya adalah kita hanya beribadah dan berdoa kepada Allah saja, bukan kepada yang lain.
Tauhid Asma’ wa SifatMeyakini nama-nama dan sifat-sifat Allah sebagaimana yang disebutkan dalam Al-Qur'an dan Hadis tanpa menyerupakan-Nya dengan makhluk (tanpa tasybih/tajsim).Prinsip: Allah Mahamelihat, namun cara melihat Allah tidak sama dengan penglihatan manusia yang butuh mata/cahaya. (Al-Ikhlas: 4 / Asy-Syura: 11).


5. Rancangan Pembelajaran (RPP/Modul Ajar) Berbasis Problem Based Learning (PBL)


Mata Pelajaran: Akidah Akhlak

Kelas / Semester: X / Ganjil

Materi: Akhlak Tercela (Perundungan / Bullying dan Hasad)

Model Pembelajaran: Problem Based Learning (PBL)


Langkah-Langkah Kegiatan Pembelajaran:

1. Orientasi Siswa pada Masalah:

a. Guru menampilkan klip berita/studi kasus nyata tentang dampak buruk perilaku perundungan (bullying) dan dengki (hasad) di lingkungan sekolah/media sosial.

b. Siswa diminta mencermati permasalahan utama yang timbul dari kasus tersebut.


2. Mengorganisasi Siswa untuk Belajar:

a. Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok kecil.

b. Masing-masing kelompok menerima Lembar Kerja (LKPD) berisi rumusan masalah: "Mengapa perilaku perundungan/hasad bisa terjadi, bagaimana pandangan Islam terhadapnya, dan bagaimana solusi konkret pencegahannya?"


Membimbing Penyelidikan Mandiri / Kelompok:

-Siswa mengumpulkan informasi dari Al-Qur'an, Hadis, dan buku teks Akidah Akhlak mengenai bahaya hasad dan pentingnya menjaga persaudaraan.

-Kelompok menganalisis akar penyebab kasus perundungan tersebut dari sudut pandang akhlak Islam.


Mengembangkan dan Menyajikan Hasil Karya:

-Setiap kelompok menyusun poster kampanye anti-bullying atau rencana aksi perbaikan akhlak (action plan).

-Masing-masing kelompok mempresentasikan hasil analisis dan solusinya di depan kelas.


Menganalisis dan Evaluasi Proses Pemecahan Masalah:

-Guru dan siswa memberikan tanggapan/umpan balik terhadap presentasi.

-Guru memberikan penguatan materi serta menyimpulkan bahaya akhlak tercela dan pentingnya menjaga akhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari.